K9 Polda Kaltara Asah Kemampuan, Jappi Lacak Jejak Kejahatan hingga Api Deteksi Bahan Peledak

oleh -147 Dilihat
banner 468x60

Paripurnanews.id, TANJUNG SELOR – Unit K9 Direktorat Samapta Polda Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat kesiapsiagaan dalam mendukung tugas kepolisian. Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan (Lakatpuan), anjing pelacak bersama pawangnya mengasah keterampilan mulai dari penelusuran jejak hingga pendeteksian potensi ancaman bahan peledak.

Latihan yang berlangsung di Halaman Barak Dalmas Ditsamapta Polda Kaltara, Kamis (8/10/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kemampuan personel dan satwa agar tetap siap menghadapi berbagai situasi di lapangan.

banner 336x280

Dalam simulasi itu, K9 Jappi memperagakan kemampuan pelacakan umum dengan menelusuri jejak aroma hingga menemukan titik sasaran. Kemampuan tersebut dapat mendukung kepolisian dalam kegiatan pencarian dan pelacakan yang berkaitan dengan penanganan perkara.

Sementara itu, K9 Api menjalani simulasi penyisiran secara terstruktur pada area dan objek tertentu untuk mendeteksi indikasi keberadaan bahan peledak. Kemampuan ini menjadi salah satu unsur pendukung dalam mengantisipasi potensi ancaman yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Direktur Samapta Polda Kaltara, Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya, mengatakan latihan rutin diperlukan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kemampuan Unit K9 dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Kemampuan unit K9 sangat dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian, terutama dalam kegiatan pencarian, pelacakan hingga deteksi terhadap potensi ancaman,” ujar Andreas.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada kemampuan penciuman satwa. Kecakapan pawang dalam mengendalikan anjing pelacak dan memahami respons yang ditunjukkan juga menjadi faktor penting.

Pawang dituntut mampu membaca gestur serta perubahan perilaku satwa ketika menjalankan tugas. Koordinasi yang baik antara pawang dan K9 diperlukan agar proses pelacakan maupun penyisiran dapat berlangsung secara terarah.

“Pawang harus mampu mengendalikan dan membaca respons K9 sehingga kemampuan yang dimiliki dapat dioptimalkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” jelasnya.

Andreas menegaskan, kesiapan personel dan satwa harus terus dipelihara melalui latihan yang berkelanjutan. Dengan demikian, Unit K9 dapat memberikan dukungan secara cepat dan profesional ketika dibutuhkan dalam berbagai operasi kepolisian.

“Yang paling utama adalah kesiapsiagaan. Kita ingin Unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara selalu dalam kondisi siap, terlatih dan profesional ketika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui latihan tersebut, Polda Kaltara berharap kemampuan Unit K9 semakin optimal dalam mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk membantu proses pencarian, pelacakan, serta deteksi dini terhadap potensi ancaman di wilayah Kalimantan Utara.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.